Tertohok setelah membaca salah satu note dari salah satu sahabat baik saya, mengingatkan saya dengan segala kisah, usaha, perjuangan beberapa tahun silam. Betapa bahagianya saya dengan segala yang ada, sebuah keluarga besar yang indah. Dengan semua kesederhanaan dan kekotoran di setiap sudutnya, yang sekarang sudah berubah menjadi sebuah gedung yang tidak akan pernah terjangkau seperti apa.
Rumah lama yang sampai sekarang tidak ada satu hal pun yang saya lupa, memberikan segala hal tentang keluarga pada saat dan waktu itu. Rumah lama yang bertahan dengan karpet berdebunya, yang mengikat semua saudara saya itu,..
Sekarang, semua keadaan sudah berubah seperti yang saya dan saudara-saudara saya bayangkan ketika itu, cuaca panas yang membuat peluh-peluh bercucuran sudah bisa diatasi..
Ya, kemarin kapan itu, saya datang mengunjungi rumah baru saudara-saudara saya, semua sudah berubah, karpet berdebu sudah tidak bisa saya rasakan, bau keringat saudara-saudara seperjuangan saya sudah hilang, lenyap, tak berbekas…
Kalian tahu, saya sangat merindukan masa-masa yang dulu itu, saya yang terlalu bodoh meninggalkan keluarga saya terlebih dulu, Saya terlalu anak kecil waktu itu, saya terlalu mengambil hati segala sikap beberapa saudara saya, jujur saya terlalu muak saat itu, saya tidak bisa memaafkan beberapa hal itu,
Kalian tahu, saya anggota lama dari rumah itu, saya marah, sangat marah…saya tidak meminta perlakuan khusus untuk saya, saya hanya minta beberapa perlakuan baik untuk saya, saya yang salah, berulang kali saya akui, saya yang salah….
Apa yang saya dapatkan saat ini, saya kehilangan keluarga saya, itu salah saya, ya itu benar-benar salah saya…Saya menerima kehilangan saya itu, tapi sudah, jangan ditambah dengan kernyitan dahi dan muka tak bersahabat itu,,
Saya merindukan keluarga besar saya, dengan segala kesederhanaannya….Jika boleh saya memilih, kembalikan rumah saya yang dulu, rumah kecil yang berasa besar, rumah kecil yang tidak dipenuhi kesombongan, rumah kecil tanpa keluhan,
Saya sedih mendengar aduan dari saudara-saudara saya,..
Aaasssshhh Met, saiki berubah…
Halah Met, terlalu sombong…
Edian Met, mutungan..
Iya, saya anggota lama dari rumah itu, saya marah, sangat marah…bukan perlakuan khusus, hanya perlakuan baik saja….Kalian pikir, saya tidak muak dengan segala yang ada, saya muak, mendengar segala keluhan itu, seperti apa keluarga ini sekarang, kalian kira saya tidak ikut berpikir dengan segala masalah yang ada, saya ikut memikirkan nasib kalian, kalian pikir saya tidak memperhatikan kalian, saya sangat memperhatikan kalian. Keluarga ini bukan hanya beberapa dari kalian, keluarga ini berasal dari beberapa generasi, mungkin saat ini kalian yang muda yang memegang kendali, tapi suatu saat nanti akan ada yang lebih muda, terus siapa kalian nanti, kalian nanti adalah kalian yang akan merindukan keluarga lama kalian, dan bagian keluarga yang akan sedikit banyak terlupakan, iya, saya sedang protes.
Keluarga besar saya itu–”saya”–
20
Apr
Advertisement
nucky
April 21, 2010 at 12:50 pm
hem… nesune karo penguruse wae tul.. kae iseh dha neng SC kae lho,, hahahaha
mettamorphose
April 21, 2010 at 12:53 pm
hah…asem,,kro kowe wae mas,,,lha video ku ra mbok ndang kekke og,,,,sial….
neE
April 21, 2010 at 6:42 pm
memang kLwrg yg skrg blm bs mMbwt sy bhagia,,tp sy yakin kLwrg yg ad skrg mampu mengejar kbhagiaAnNa sndr,,sm sPrti kLwrg qt dulu..mlh binun to?btw,dosa2mu krn tlh mNingGal dlan qmaAfkan.hahai,,piss..
mettamorphose
April 22, 2010 at 5:07 am
ki ki nee sapa jal,,ninuk apa rani…hahahaaaa……hemh,,bisa-bisa,,kebahagiaan nya sendiri,,kikikikkkk….